Label

Senin, 22 Agustus 2016

Seringnya Gengsi Mengalahkan Rasa Kemanusiaan

Entah bagaimana logikanya... Seorang ibu-ibu kaya pergi berbelanja barang harian ke pasar lalu masuk ke kios tempat menjual sayur-mayur. Langkah kakinya terhenti di depan seorang wanita tua penjual kangkung. Ia menjajarkan kangkungnya yang hanya sekitar 30 ikat di atas plastik besar.
"Berapa harga satu ikat kangkung?"
Si Ibu penjual kangkung menjawab:
"Seribu Rupiah.. saja Bu...!".
Si perempuan kaya itu lalu berkata:
"3 ikat = Dua Ribu Rupiah Ya...?".
"Wah, nggak dapat Bu...". Jawab si ibu penjual kangkung.
"Ya udah, kalau gitu saya nggak jadi beli".
Dengan wajah memelas, akhirnya si penjual kangkung itu berkata
"Ya sudahlah bu... Ambillah..!".
Si perempuan kaya itu membeli dengan perasaan menang. Ia sangat bahagia.

Kepada Siapa Cinta Kau Berikan ?

Cinta tidak dapat bertumbuh hanya karena hubungan sedarah, kekerabatan, ikatan perkawinan, ataupun ikatan ipar.Namun ia didapatkan karena kedekatan hati dan eratnya komunikasi. Juga karena bersatunya emosi dan kedekatan diri dengan sesama.
Betapa banyak kerabat yang terasa jauh di hati, namun betapa banyak pula orang asing (yang notabene bukan kerabat) terasa dekat di hati.
Betapa banyak saudara, kita dapatkan bukan karena hubungan sedarah. Betapa banyak individu di dunia ini bisa kita anggap saudara.
Namun betapa banyak pula orang yang menghianati Anda, hidup dalam naungan Anda, dan orang yang mengenalnya sebagai anak Anda! Semua itu hanyalah karena cinta.
Maha benar Allah yang berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (Al-Taghaabun (64) : 14).

Kutipan dari buku “TUHAN & NABI CINTA"
Muhammad Majdy Marjan

Sabtu, 20 Agustus 2016

Bertamulah ke Rumahku



Bagaimana sikapmu jika  ada tamu datang ke rumahmu dan saat itu kamu sedang sibuk dengan suatu urusan rumah dan sang tamu-pun  juga tidak memberi kabar untuk datang sebelumnya ? Mungkin kamu akan malas dan enggan untuk menerimanya. Baiknya kamu membaca tulisan ini, semoga sikapmu akan berubah. 
Diriwayatkan ada seorang laki-laki yang senang bila rumahnya kedatangan tamu. Namun isterinya kerap menunjukkan sikap sebaliknya. Setiap kali sang suami kedatangan tamu ke rumahnya, isterinya menunjukkan sikap yang tidak baik. Sehingga si suami mengeluhkan keadaan ini kepada Rasulullah saw.
Mendengar itu Rasulullah saw bersabda, "Katakan kepada isterimu, hari ini Rasulullah saw dan beberapa orang sahabatnya akan bertamu ke rumah kita." Rasulullah saw berpesan kepada orang tersebut, "Katakan kepada isterimu supaya ia memperhatikan tamu pada saat keluar rumahnya nanti."

Narasi Muhammad

“Aku bisa berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan butamu dan mengembalikan penglihatanmu. Tapi jika kamu bisa bersabar dalam kebutaan itu, kamu akan masuk surga. Kamu pilih yang mana?”
Itu dialog Nabi Muhammad SAW dengan seorang wanita buta yang datang mengadukan kebutaannya kepada beliau, dan meminta didoakan agar Allah mengembalikan penglihatannya. Dialog yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibnu Abbas itu berujung dengan pilihan yang begitu mengharukan: "Saya akan bersabar, dan berdoalah agar Allah tidak mengembalikan penglihatanku."

Jumat, 22 Juli 2016

Memberi Namun Tidak Berkurang, Bisakah ?

Saudaraku, ini ada kisah 19 EKOR KERBAU, bila kamu baca akan memberimu kebaikan dan senyuman.
Ada seorang kaya yang mempunyai 3 orang anak dengan harta sebanyak 19 ekor kerbau.
Ketika mendekati ajalnya, dia membagikan warisan kepada ke 3 anaknya dengan pesan :
1/2 untuk anak pertama,
1/4 untuk anak kedua,
1/5 untuk anak ketiga.
Setelah sang ayah meninggal, ketiga anaknya membagikan kerbau sesuai pesan ayah mereka. Tetapi mereka menemukan kesulitan dan keganjilan bahwa masing-masing mereka akan mendapatkan bagian kerbau yang tidak utuh dan masing-masingnanak tidak mau mengalah dan berusaha mendapatkan bagian utuh.

Apa Makna Idul Fitri Mu ?

Idul Fitri bermakna kita sudah kembali kepada FITRAH, sebagai mahluk kita telah bertransformasi menjadi mahluk Allah yang bertakwa yang tunduk patuh pada Allah sang Khalik, telah memiliki kemampuan meredam dan memadamkan hawa nafsu, karena telah terlatih selama 30 hari sepanjang bulan Ramadhan.

ALLAH INGIN KITA BAHAGIA.

Allah Selalu Memberi Yang Terbaik Untukmu

Simak yuk kisah di bawah ini semoga memberi pencerahan bagi kita.
Ada seorang tukang TAHU... Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya. Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.
Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris. Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis.

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya untuk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba2 ia terpeleset kecemplung sawah.  Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan. Jangankan untung, modal pun buntung. Mengeluh ia kepada Tuhan, bahkan "menyalahkan" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.
Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang.